Menu

Menanggapi Tuntutan Arab Saudi CS, Menlu Qatar Langsung Terbang ke Kuwait

Qatar dilaporkan bakal menanggapi serangkaian daftar tuntutan yang dilayangkan oleh sejumlah negara Teluk, Arab Saudi dan juga negara sekutunya.

Menlu Qatar akan Tanggapi Tuntutan dari Saudi CS

Kuwait yang selama ini menjadi mediator dari perselisihan negara-negara Teluk dan Qatar ini mengaku sudah mendapatkan jaminan dari bandar togel sgp bahwa Doha bakal menyampaikan tanggapan rseminya terhadap permintaan-permintaan Arab Saudi cs pada hari ini Senin (3/7).

Dilansir dari AFP, Sheikh Mohammed bin Abdurrahman, Menteri Luar Negeri Qatar, dikabarkan sudah tiba di Kuwait guna menyerahkan respons negaranya terkait dengan 13 tuntutan yang mana diajukan oleh Arab Saudi CS sebelumnya. Dan dikabarkan dari Al Jazeera, Al Thani sudah dikabarkan tiba di Kuwait guna menyampaikan tanggapan negaranya kepada Emir Kuwait Jaber AL-Ahmad Al-Sabah.

Tuntutan-tuntutan yang diajukan pada Qatar antara lain adalah desakan bagi Doha untuk segera mengakhiri dukungannya kepada organisasi-organisasi terorisme atau ekstrimis seperti Ikhwanul Muslimin. Tuduhan tersebut dinilai tidak berdasar oleh Qatar. Tidak hanya itu, Doha juga didesak untuk menutup kantor berita Al Jazeera. Tuntutan yang lainnya adalah menjauhi Iran yang mana merupakan rival dari Saudi di kawasan tersebut dan juga menutup pangkalan militer Turki yang ada di negara tersebut.

Al Thani sebelumnya menyebutkan bahwa daftar tuntutan itu dibuat Saudi ‘guna ditolak’ negaranya. Ia juga menegaskan bahwa negaranya tak akan memenuhi tuntutan-tuntutan tersebut. Dan pada Rabu (5/7) mendatang para menteri luar negeri dari Bahrain, Saudi, Mesir, dan juga Uni Emirat Arab dijadwalkan bakal berkumpul di Kairo. Pertemuan tersebut pasalnya akan membahas respons dari Qatar terkait dengan daftar tuntutan yang diajukan oleh mereka.

Arab Saudi Perpanjang Tenggat Waktu Bagi Qatar Menjadi 48 Jam

Arab Saudi dan juga sekutunya telah sepakat untuk memperpanjang tenggat waktu bagi negara Qatar menjadi 48 jam guna menerima daftar tuntutan untuk mencabut blokade. Dan dilansir dari AFP, dengan tenggat waktu yang sudah diberikan sampai Minggu (2/7) malam, Arab Saudi cs sepakat untuk memperpanjang tenggat waktu bagi Doha guna merespons secara positif permintaan mereka.

Dan menurut kantor berita resmi dari Arab Saudi SPA, langkah itu muncul setelah ada permintaan dari Emir Kuwait yang mana juga berperan sangat aktif menjadi mediator dalam krisis negara negara Teluk itu. pemerintah Kuwait sudah meminta perpanjangan waktu bagi Qatar menyusul pengumuman Doha bahwasanya negera tersebut menunggu tanggapan dari Sang Emir Kuwait, Sheikh Sabah Al Ahmad Al Sabah.

Saudi Arabia, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab pada tanggal 5 Juni lalu secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan diplomatic dengan tetangga negara Teluk mereka tersebut. Pemutusan ini mengakibatkan adanya krisis diplomatic terburuk yang pernah ada di mana melanda kawasan ini selama beberapa dekade terakhir ini.

Saudi CS menuduh Qatar mendukung beberapa kelompok esktrimisme serta terlalu dekat dengan Iran. Taggapan dari Qatar sendiri Qatar menganggap bahwa tuduhan itu tak berdasar dan mereka juga membantah isu itu. dan pada tanggal 22 Juni yang lalu pihak Arab Saudi CS mengajukan kurang lebih 13 permintaan dan juga member Doha waktu 10 hari saja guna memenuhi tuntutan tersebut. Ke-empat negara Teluk itu mengindikasi dalam pernyataan mereka bahwa Arab Saudi CS akan mempelajari dan juga mengkaji tanggapan Qatar sebelum menyampaikan pendapat dan juga jawaban mereka sendiri pada Kuwait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *