Menang Telak, Manchester United Hantam CSKA Moskwa 4-1

Manchester United masih mencetak langkah menjanjikan dalam babak penyisihan Grup A Liga Champions 2017. The Red Devils berhasil menggulung CSKA Moskwa dengan skor telak 4-1. Kemenangan ini terbilang luar biasa karena didapatkan United di depan para pendukung tim asal Rusia itu hari Kamis (28/9) dini hari Waktu Indonesia Barat.

Aksi United sendiri memang sudah menimbulkan teror sejak menit pertama pertandingan domino qiu qiu yang digelar di VEB Arena itu. Di mana Romelu Lukaku tanpa ampun membuka pesta gol MU sejak menit keempat. Penalti yang diberikan kepada Anthony Martial menjadi langkah MU untuk menggandakan kemenangan di menit ke-27. Tak butuh waktu lama, Lukaku membuktikan kalau dialah sang ‘setan’ bagi Krasno-sinie saat menyarangkan gol ketiga dalam pertandingan pada menit ke-27.

Sudah mengumpulkan tiga gol tanpa balas hanya di babak pertama, United tampaknya enggan berhenti. Mimpi buruk Moskwa masih berlanjut di babak kedua karena memang MU mendominasi permainan hingga 59% penguasaan bola. Gagal memanfaatkan dua peluang emas di awal babak kedua lewat Lukaku dan Daley Blind, MU melesakkan gol keempat di menit ke-57 melalui tendangan Henrikh Mkhitaryan. Harga diri Moskwa sedikit terselamatkan saat tim tuan rumah mencetak gol tunggal di menit ke-90 melalui Konstantin Kuchaev.

Sihir Anti Kalah Dari Mourinho

Bukan tanpa alasan jika kemenangan MU atas Moskwa sudah diprediksi bahkan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini karena manajer tim yang bermarkas di Old Trafford saat ini yakni Jose Mourinho memang seolah punya ‘sihir anti kalah’. Yap, pria berusia 54 tahun itu memiliki catatan sangat bagus setiap kali melawan Moskwa.

Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Mourinho sudah enam kali bersua dengan Moskwa dan hebatnya sama sekali tak pernah mencium kekalahan. Sejarah mencatat. Mourinho pernah berhadapan dengan Moskwa bersama Chelsea (Liga Champions 2004-2005), Inter Milan (2009-2010) dan Real Madrid (2011-2012), seperti dilansir Kompas. Rekor yang dibukukan Mourinho adalah lima kali kemenangan dan satu kali hasil seri.

“Saya pernah melawan CSKA bersama Madrid, Inter, Chelsea dan sekarang bersama MU. Jadi pertandingan ini aalah sesuatu yang biasa dalam karier saya di Liga Champions. Sejujurnya saya selalu senang setiap kali kembali ke kota ini karena Moskwa sangat indah. Dari waktu ke waktu, Moskwa selalu tampak lebih baik daripada sebelumnya dan saya harus mengatakan bahwa hal ini sangat menyenangkan,” papar Mourinho.

MU di Puncak Klasemen

Dalam pertandingan kedua Grup A beberapa jam lalu itu, MU memang tanpa kehadiran sang gelandang hanal Marouane Fellaini yang mengalami cedera engkel. Namun hal ini tak membendung laju United sebagai sang pemuncak klasemen Grup A Liga Champions 2017. MU berhasil mengumpulkan nilai sempurna dari dua laga dan mencatat selisih gol 7-1. Posisi kedua dan ketiga ditempati Basel dan CSKA Moskwa, sementaa Benfica harus puas menjadi juru kunci.

Posisi puncak klasemen ini membuat asa melihat MU meraih gelar Liga Champions 2017 membumbung tinggi. Karena memang MU belum pernah menembus fase gugur sejak lolos ke perempat final kala diasuh David Moyes tahun 2014 silam. Tak heran kalauMkhitaryan percaya diri menyebut United ada dalam jalur kandidat juara Liga Champions musim ini.

“Tahun ini kami punya Liga Champions dan kami semua konsentrasi memenangkannya. Kami klub masif dan kami akan melakukan segalanya untuk mencapai final,” ungkap Mkhitaryan seperti dilansir Beinsports.

Leave a Reply