Kerjasama CEPA Indonesia – Australia dan Indonesia – Chili

Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara Indonesia dengan beberapa negara lain dilakukan untuk menunjang hubungan bilateral kedua negara. Namun, program tersebut tidak bisa dikatakan mulus begitu saja.Faktanya, kerjasama dengan Australia tidak berhasil alias gagal untuk menemukan titik temu.Sedangkan, kerjasama dengan Cile bisa dikatakan berhasil dengan kedua belah pihak menandatangani kerjasama kemitraan tersebut.

Indonesia – Australia CEPA Gagal

Indonesia dan Australia gagal menyelesaikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif mereka (IA-CEPA) bulan ini karena penjadwalan.Hal ini dikarenakan masih ada beberapa masalah yang belum diselesaikan seperti investasi di sektor pendidikan.Untuk itulah, keduanya sepakat untuk menyelesaikan negosiasi IA-CEPA pada bulan Maret 2018. Ini akan memakan waktu tetapi diupayakan semaksimal mungkin.

“Teks kesepakatan tersebut sudah 94 sampai 95 persen lengkap, namun karena beberapa masalah yang belum diselesaikan, kami perlu memperpanjang negosiasi kami,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam sebuah konferensi pers pada hari Rabu. “Delegasi dari kedua negara akan bertemu poker uang asli lagi pada bulan Januari dan kami tidak ingin ini tidak selesai pada bulan Maret,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah Australia menyatakan minatnya untuk meningkatkan investasinya di sektor pendidikan Indonesia.Negara tersebut mengharapkan persyaratan investasi lebih mudah.Sebagai tanggapan, negosiator utama Indonesia, Deddy Saleh mengatakan bahwa Indonesia telah mempertimbangkan untuk membiarkan investor memiliki saham mayoritas di bisnis pendidikan.

Dalam negosiasi tersebut, delegasi Indonesia berfokus untuk mendapatkan tambahan keuntungan dari investasi dari Australia, karena dengan populasi 24,3 juta, Australia bukanlah tujuan ekspor utama bagi masyarakat Indonesia. Memang hal seperti ini menjadi pertimbangan tersendiri. Namun, semua akan terlihat jelas ketika pertemuan selanjutnya di adakan pada bulan Maret nanti.

Indonesia – Chili Tandatangani CEPA

Gagal dengan Australia bukan berarti gagal juga dengan negara lain. Indonesia dan Cile telah menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chili (CEPA). Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada hari Rabu kemarin. Tentu, ini bisa menjadi kabar baik bagi semua pihak yang terlibat.

Kata Enggartiasto, kedua negara akan segera meratifikasi kesepakatan tersebut. Dia menambahkan bahwa kesepakatan ini menandai era baru bagi kedua negara dan bisnisnya, yang telah memulai persiapan untuk memanfaatkan CEPA untuk mengekspor produk-produk di luar komoditas tradisional.

“Beberapa bisnis kelapa sawit dan rumput laut telah menyatakan ketertarikan mereka untuk mengekspor lebih banyak komoditas mereka ke sana, selain itu banyak eksportir lainnya,” kata Enggartiasto.Indonesia saat ini mengekspor suku cadang dan alas kaki otomotif, sementara Chile mengekspor bijih besi dan buah anggur ke Indonesia.Dia mengatakan penandatanganan CEPA berlangsung pada 15 Desember, ketika delegasi Indonesia mengunjungi Santiago setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Perdagangan Dunia Kesebelas di Buenos Aires, Argentina.

Chili sendiri adalah negara Amerika Selatan pertama yang memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA) di Indonesia. Negara berikutnya adalah Peru, dengan negosiasi diperkirakan akan dimulai sebelum akhir tahun. Negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam juga sudah memiliki CEPA dengan Cile.Mereka yang bekerjasama tentu mengharapkan hasil yang lebih baik.

Untuk jumlah total perdagangan dua arah antara Indonesia dan Chili sekitar US $ 226 juta pada tahun 2016, jauh lebih sedikit daripada perdagangan antara Vietnam dan Chili yakni lebih dari $ 1 miliar. Ya, meskipun Chili adalah negara kecil dengan populasi hanya 17,6 juta, pemerintah Indonesia menganggapnya sebagai mitra strategis karena Chili memiliki FTA dengan puluhan negara, termasuk di Amerika Selatan dan Afrika.

Leave a Reply