Valentino Rossi: Marquez Akan Kesulitan di Silverstone

Menurut Valentino Rossi, musuh bebuyutannya Marc Marquez akan menghadapi banyak kesulitan berlaga di sirkuit Silverstone minggu ini. Memang sirkuit tersebut, yang merupakan lintasan balap paling populer di Inggris, adalah salah satu favoritnya.

Di negara Ratu Elizabeth tersebut Rossi memang memiliki catatan togel online 2020 yang luar biasa. Paling tidak pembalap gaek itu sudah 7 kali naik podium peringkat pertama saat laga masi diselenggarakan di Doningtong Park. Silverstone sendiri baru dijadikan gelaran lomba pada 2011 dan The Doctor baru sukses menyabet juara di tahun 2015.

Setelah itu dirinya berhasil naik podium peringkat ketiga pada tahun 2016 dan 2017. Akibat guyuran hujan yang terlalu deras di tahun lalu MotoGP Inggris dibatalkan. Ini akan menjadi gelar juara yang berhasil diraihnya setelah Austin seandainya dia sukses naik podium.

Kenangan manis Rossi tentang Silverstone

Pada sebuah wawancara Rossi mengaku kalau Silverstone adalah salah satu dari 5 sirkuit favoritnya. Menurutnya lintasan tersebut dirancang dengan gaya lama, yaitu jalur yang sangat panjang yang disebutnya seolah-olah tengah melakukan perjalanan menuju ke suatu tempat. Memacu motor di sana baginya juga bersifat teknis dan kesenangan terbesarnya adalah pada kecepatan.

Lebih lanjut Rossi mengatakan kalau dirinya mempunyai kenangan indah tentang sirkuit tersebut. Tapi lagi-lagi semuanya tergantung dari cuaca. Menurutnya berpacu di Silverstone bisa sangat menyulitkan karena cuaca buruk mengingat para atlet menunggang motor berkecepatan tinggi. Dirinya juga berharap cuaca yang akan datang bisa sebaik sebagaimana di tahun 2017 yang cerah.

Tampaknya performa Rossi pada sirkuit balap MotoGP akan segera usai mengingat pertambahan usianya yang tak memungkinkan lagi The Doctor untuk tampil bersinar seperti dulu. Dirinya pun sadar dan pembalap Monster Energy Yamaha itu semakin sering menyinggung tentang perpisahannya dengan tim yang menaunginya.

Memasuki umur 40 tahun Rossi memang tak lagi memiliki waktu banyak untuk mendukung Yamaha menjadi penguasa MotoGP sebelum Marc Marquez datang pada Repsol Honda  di tahun 2013. Agar tak ketinggalan dari para pesaingnya Yamaha memang diharuskan untuk terus berkembang.

Marc Marquez jajal sasis di Silverstone

Sementara pembalap Marc Marquez akan menjajal sasis pada laga seri 12 Grand Prix, Inggris, minggu ini. Hal ini memang kebiasaan Marquez yang telah dilakukannya pada 3 pertandingan terakhirnya, yaitu di Red Bull Ring, Austria, Brno, Republik Ceko, dan sirkuit Sachsenring, Jerman.

Pembalap muda ini mengatakan bahwa performanya lebih baik di Sachsenring dengan sasis baru untuk laga konvensional. Sementara di Brno dia mencoba dua jenis sasis untuk membuat perbandingan dan menunggangi motornya pada rute yang berlainan. Lalu di Spielberg dia mencoba sasis yang baru yang menyukai hasilnya. Selain itu bagi Marquez lintasan tersebut menjanjikan lebih banyak kesempatan.

Pada sirkuit Silverstone, Marquez juga akan mencoba dua tipe sasis karena yang sebelumnya menurutnya berkarakter positif. Dia menambahkan bahwa percobaan tersebut akan terus dilakukannya hingga merasa yakin.

Marquez sendiri tak menampik bila KTM mempunyai karakter sasis yang serupa dengan Honda. Meski demikian dirinya tak dapat mengungkapkan lebih jauh mengingat belum pernah menunggang motor KTM.

Lebih jauh pembalap itu mengatakan bahwa tiap motor mempunyai filosofi sasis yang tidak sama termasuk KTM yang sesungguhnya sangat serupa dengan Honda. KTM dirancang dengan konsep yang berlainan dengan bingkai turbular. Tentang kualitas KTM dirinya tak dapat berkomentar lebih jauh.

Leave a Reply