Mengenal The Godfather of Broke Heart, Didi Kempot

Seniman penyanyi campursari Didi Kempot kembali naik daun terutama di kalangan anak muda. Penyanyi legendaries asal Solo, Jawa Tengah bahkan mendapatkan julukan dari anak-anak muda yaitu Lord Didi, “The Godfather of Broken Heart”. Mungkin penyebabnya adalah penyanyi ini kerap mengambil tema patah hati dan putus cinta dalam lagu-lagu berbahasa Jawa yang diciptakannya.

Fakta-fakta tentang Didi Kempot

Anda penggemar lagu-lagu Jawa atau mungkin sering mendengarkan pula lagu-lagu ciptaan seniman tersebut? Inilah fakta-fakta unik yang perlu Anda ketahui.

1. Penyanyi berusia 52 tahun tersebut memang berasal dari keluarga seniman.

Dia adalah putra dari Ranto Edi Gudel, seorang comedian yang cukup populer di Kota Solo. Sementara sang Ibu, Umiyati Siti Nurjanah adalah penyanyi keroncong. Pasti banyak yang belum tahu bahwa Kakak Didi adalah Mamiek Prakoso yang turut mendirikan grup lawak legendaries Srimulat. Lahir dan besar dalam atmosfer yang sarat dengan kesenian tak urung membuat Didi terpengaruh dan memilih profesi dalam dunia seni.

2. Asal usul nama ‘Kempot’

Kempot artinya tirus dalam bahasa Jawa, yang umumnya dimiliki oleh mereka yang bertubuh sangat kurus. Mungkin banyak yang bingung mengapa nama “Kempot” disematkan pada nama belakang Didi padahal wajahnya tidaklah kempot. Ternyata ini adalah kependekan dari Kelompok Penyanyi Trotorar. Seniman yang merintis kariernya dari seorang pengamen jalanan sejak pertengahan era 80an itu rupanya terinspirasi dari salah satu kisah perjalanan hidupnya tersebut.

3. Ciptakan 800 lagu 


Dapat dibilang Didi adalah salah satu musisi pencipta lagu yang sangat produktif. Bayangkan, dalam tiga puluh tahun kariernya di dunia music campursari dia telah menciptakan 800-an lagu. Tak sedikit yang hingga menjadi icon music campursari. Ini misalnya Stasiun Balapan, Sewu Kuto, Cidro, dan lain-lain. Tak jarang dia mengaku lupa lirik salah satu lagu yang diciptakannya tersebut karena begitu banyaknya.

4. Dibandingkan dengan Bruno Mars

Beberapa waktu belakangan ini Didi Kempot juga sering dibandingkan dengan penyanyi Amerika, Bruno Mars. Ini karena salah satu warganet sempat mengedit foto dua orang musisi beda aliran ini dengan menyandingkannya. Pada suatu acara talkshow, Didi yang ditunjukkan foto tersebut sempat tampak terkejut serta terheran-heran. Dirinya kemudian tertawa saat diberitahu bahwa dirinya dikatakan mirip dengan Bruno Mars.

5. Lagu-lagunya memuat nama banyak tempat

Salah satu alasan mengapa banyak lagu-lagu ciptaan seniman ini menjadi ikonik adalah dirinya menyematkan nama berbagai kota atau tempat. Inilah sebabnya orang kemudian mudah mengingatnya serta menghubungkannya dengan lagu campursari tersebut. Beberapa togel hk 2020 yang masih populer hingga saat ini adalah Tawangmangu, Tanjung Mas, Terminal Tirtonadi, Malioboro, Stasiun Balapan, dan banyak lagi.

Konon di tempat-tempat itulah dirinya mendapat inspirasi untuk menciptakan lagu. Didi mengaku dirinya sengaja mendatangi lokasi-lokasi tersebut, mengajak orang-orang yang dijumpainya di sana untuk berbincang santai, sambil mengamati tempat tersebut. Setelah itu dia merenung dan jadilah sebuah lagu yang enak didengar serta lirik yang akrab dengan masyarakat berbagai kalangan.

6. Ingin duet dengan Tulus

Masih pada acara talkshow yang sama Didi Kempot menjawab tanpa ragu ingin berduet dengan penyanyi Tulus saat ditanya siapa musis muda yang ingin diajak untuk kolaborasi. Alasannya karena lagu-lagu yang diciptakan oleh penyanyi “Gajah” ini memiliki diksi yang unik serta menurut Didi penghayatan menyanyi Tulus sangat baik. Dia  menambahkan bahwa dulu juga pernah bekerjasama dengan grup band  Endank Soekamti.

Polda Metro Jaya Mengizinkan Via Vallen Jika Mau Laporkan Kasus Pelecehannya

Kombes Argo Yuwono, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, mempersilakan penyanyi dangdut Via Valley kalau ia melaporkan dugaan pelecehan seksual yang mana dialami dirinya kepada pihak kepolisian.

Via Vallen Alami Pelecehan Seksual

Sebelumnya Via Vallen telah mengunggah screenshot yang isinya pelecehan seksual pada dirinya di media sosial. “Pelecehannya apa? Bikin laporan kalau memang merasa dilecehkan,” ujarnya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/5).

Dalam screenshotan itu terlihat percakapan Via Vallen dengan seseorang lewat Direct Message dengan seseorang dalam Bahasa Inggris. “Saya ingin kau menyanyi di kamarku, mengenakan pakaian seksi,” tulis sang pelaku dalam Bahasa Inggris, seperti yang ditunjukkan screeshot yang mana diunggah oleh Via Vallen sebelumnya.

Di dalam unggahannya, lantas Via mengaku tidak kenal dan juga bahkan tidak pernah bertemu dengan pengirim pesan itu. Ia juga tak mengerti mengapa sang pelaku mengirim pesan yang mana mengandung unsur pelecehan seksual. Argo mengatakan dari laporan itu akan terbukti apa Via benar mengalami pelecehan seksual atau tidak. Pemeriksaan nantinya bakal melalui uji laboratorium forensik. “Pelecehannya di mana? Yang tahu siapa dilecehkan? Kita akan buktikan semuanya di kantor,” tuturnya.

Unggahan Via Vallen juga membuat sejumlah pengguna media sosial menciptakan tagar #SayaJuga. Aksi itu serupa dengan gerakan Hollywood tentang skandal pelecehan seksual yang mana dilakukan oleh Harvey Weinstein.

Via Vallen Tak Sangka Unggahannya Jadi Viral

Via yang mengunggah screeschot percakapannya dengan seseorang di DM Instagram itu tidak menyangka bahwa aksinya itu akan viral. Niat awalnya cuma ingin memberi contoh pada perempuan-perempuan Indonesia supaya bisa bertindak jika mereka mengalami tindakan pelecehan seksual.

Pengakuan Via Vallen tersebut memang mendapat respons besar. Di dalam unggahan pada fitur Instagram Storynya, pelantun lagu Sayang tersebut mengungkapkan dirinya mendapatkan pesan di IG dari seorang pesepakbola yang sedang naik daun. Ia juga diminta datang dan mengenakan busana seksi.

Ia yang kaget dengan respons yang diterima (sebagian besar orang mendukung dan juga ada sebagian lagi yang menganggap dirinya berlebihan dan tidak pantas mengunggah tangkapan layar tersebut), ia pun sempat ingin bungkam ketika dimintai keterangan oleh awak media. Via memilih untuk menghindar.

Setelah sebelumnya sempat terjadi perselisihan antara manajernya dan wartawan, Via Vallen yang mana juga mengisi lagu soundtrack untuk Asian Games 2018 akhirnya mau memberikan keterangan. “Sebelumnya saya mohon maaf kenapa tadi saya nggak mau jawab, intinya sebenarnya saya nggak ingin lebih ramai lagi urusannya. Makanya saya nggak mau jawab apa pun yang berhubungan dengan screenschotan saya,” ungkap Via Vallen yang datang dari Surabaya tersebut.

Tidak hanya respons besar atas tangkapan layar yang mana membuat Via Vallen kaget. Ia juga amat terkejut ketika pertama menerima pesan pribadi yang mana dikirimkan oleh pelaku itu. Ia mengaku tak kenal akan tetapi tahu bahwa ia yang mengirimnya pesan adalah seorang pemain sepak bola.

“Ya saya sebagai perempuan, sebagai penyanyi dangdut, yang dari dulu notabene penyanyi dangdut dianggap dan dipandang sebelah mata, dapat DM gitu ya merasa dilecehkan,” ungkap Via. Itu lah yang membuatnya kemudian mengunggah tangkapan layarnya ke Instagram pribadinya.

Via mengaku bersyukur atas respons dan juga dukungan warganet. Mereka juga meramaikan media sosial dengan tagar #SayaJuga yang diikuti dengan pengalaman pelecehan seksual masing-masing.