Main 29 Menit, Kevin/MarcusTerus Melaju di China Open SSP 2017

Menjadi ganda putra unggulan pertama di ajang China Open Super Series Premiere (SSP) 2017, membuat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menunjukkan kualitas mereka. Tampil di babak pertama hari Kamis (16/11) dini hari, Kevin/Marcus mengunci kemenangan dari ganda India, Manu Attri/Reddy B Sumeeth.

 

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou itu, Kevin/Marcus menuntaskan dalam waktu 29 menit saja. Mereka memimpin di dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-15. Kevin/Marcus sendiri tampil di partai terakhir babak pertama China Open dan melengkapi empat wakil Indonesia lainnya yang melaju. Nanti di babak kedua hari Kamis (16/11) siang, Kevin/Marcus akan melawan ganda asal Taiwan, Lee Jhe Huei/Lee Yang.

 

Selain Kevin/Marcus, Indonesia menempatkan ganda putra lainnya yakni Muhammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Di sektor lain yakni tunggal putra tinggal menyisakan Jonatan Christie yang gemilang usai membungkam Lin Dan. Sementara di wakil terakhir diisi oleh ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

 

Aksi Pertama Minions Usai Cedera Marcus

 

Penampilan Kevin/Marcus di China Open ini adalah aksi mereka usai absen di Prancis Open 2017. Sebelumnya, Marcus memang mengalami cedera bahu kanan di Odens, Denmark pada turnamen Denmark Open 2017. Pasangan berjuluk Minions ini bahkan hanya mampu menjadi runner-up di babak final karena cedera Marcus.

 

Kini dengan kondisinya yang sudah membaik mencapai 90 persen, Kevin/Marcus siap tampil maksimal di China Open. Kendati posisi mereka berdua sudah aman untuk melaju ke World Super Series Final di Dubai pada Desember nanti, sepertinya Kevin/Marcus masih tetap ingin mengumpulkan pundi-pundi gelar togel hk dan uang tentunya. Dalam ajang China Open ini, Kevin/Marcus memang hadir sebagai juara bertahan. Tahun lalu mereka berhasil meraih gelar usai mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan skor tipis 21-18, 22-20.

 

Kevin/Marcus Jadi Pasangan Tersubur di 2017

 

Di sepanjang tahun 2017 ini, Dewi Fortuna memang sepertinya hinggap pada Kevin/Marcus. Kendati musim 2017 belum usai, mereka sudah bisa dipastikan menjadi pebulutangkis tersukses di Indonesia. Sampai Oktober 2017 kemarin, Kevin/Marcus sudah memiliki dua gelar superseries dan dua gelar superseries premier. Gelar superseries premier yang mereka dapatkan untuk pertama kalinya di tahun 2017 ini adalah saat menjuarai All England.

 

Mereka pun langsung melakukan hat-trick juara karena berlanjut dengan menjuarai India Open dan Malaysia Open. Puasa gelar selama lima bulan, Kevin/Marcus kembali bersinar di Jepang Open. Tercatat sebagai pasangan ganda putra nomor satud unia, Kevin/Marcus jelas melenggang sangat santai ke Dubai. Hingga pekan ke-43 pada musim badminton tahun 2017, mereka berdua menjadi pebulutangkis Indonesia dengan peringkat dunia tertinggi.

 

Sejauh ini selain Kevin/Marcus sudah ada empat pasangan lain yang memastikan diri mendapat undangan untuk tampil di Dubai. Mereka adalah Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang, Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark dan dua wakil China yakni Liu Cheng/Zhang Nan dan Li Junhui/Liu Yuchen. Untuk bisa tampil di Dubai, BWF memang menetapkan hanya delapan pemain terbaik di masing-masing sektor saja yang berhak melangkah. Dengan demikian, besar kemungkinan Indonesia cuma memiliki satu orang wakil saja di  ganda putra.

 

Karena pasangan Angga Pratama/Ricky Karandasuwardi dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto masih tercecer di posisi belasan. Dengan demikian, apapun hasilnya di China Open atau Hong Kong Open, Kevin/Marcus tak akan tergoyahkan berangkat ke Dubai.

Pemain Bulu Tangkis Indonesia Siap Tampil Di Sea Games 2017

Semakin mendekati turnamen Sea games 2017, pemain bulu tangkis Indonesia semakin mematangkan persiapan dan strategi demi menyumbangkan medali emas pada turnamen bergengsi ini. Meskipun harus memecah kekuatan karena sebagian pemain terbaik bulu tangkis Indonesia harus mengikuti turnamen kejuaraan dunia, namun tidak menyurutkan tekad pemain merah putih dalam meraih medali emas pada Sea Games tahun ini.

 

Akan berhadapan dengan pemain kuat bukan kali pertama bagi pemain bulu tangkis Indonesia apalagi mereka baru saja bertemu pada Indonesia open 2017 lalu, penampilan buruk dari para pemain bulu tangkis Indonesia pada Indonesia open nampaknya akan menjadi evaluasi yang ketat untuk meraih medali di Sea games 2017 mendatang.

 

Daftar pemain inti bulu tangkis Indonesia mengikuti Sea games 2017

PBSI telah membelah kekuatan pemain bulu tangkis Indonesia menjadi dua, PBSI menurunkan pemain bulu tangkis Indonesia pada dua turnamen dalam waktu yang bersamaan, diantaranya trunamen Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Nama-nama pemain dewa poker yang tampil pada Sea Games 2017 yang diharapkan menyumbangkan medali emas pun telah resmi dirilis.

 

Nama-nama pemain bulu tangkis Indonesia utama seperti Greysia Polii dan Jonatan Christie akan masuk kedalam tim inti dari Sea Games 2017. Nitya Krishinda tidak termasuk kedalam daftar naman pemain yang ikut tampil di Sea Games mendatang padahal selalu dipasangkan dengan Greysia Polii, Nitya masih dalam masa pemulihan pasca menjalani operasi lutut.

 

Uniknya dari sektor putri ada pasangan yang dijadikan duet baru yaitu Rosyita Eka Putri/Ni Ketut Mahadewi, dari sektor perorangan ada 10 wakil Indonesia yang diturunkan sedangkan dari tunggal putra akan menurunkan pemain andalan. Dari ganda putra ada pasangan yang tengah naik daun yaitu hardianto/Berry Angriawan dan M. Rian Ardianto/Fajar Alfian.

 

Dari sektor putra ada nama Jonathan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik, M. Bayu Pangisthu, Berry Angriawan, Fajar Alfian, Hardianto, M. Rian Ardianto, Edi Subaktiar dan Hafiz Faisal. Sedangkan dari sektor putri akan menurunkan Greysia Polii, Fitriani, hanna Ramadini, Dinar Dyah Ayustine, Gregoria Mariska, Apriani rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Rosyita Eka Putri Sari, Shela Dewi Aulia dan Gloria Emanuelle Widjaja.

 

Pemain bulu tangkis indonesia waspadai pemain Malaysia di Sea Games

Sehubungan dengan penyelenggaraan Sea Games 2017 bersamaan dengan kejuaraan dunia 2017 membuat PBSI harus memecah kekuatan pemainnya menjadi dua, sehingga PBSI tidak dapat menurunkan kekuatan penuh dapat turnamen Sea Games 2017 kali ini. Pasangan unggulan Marcus dan Kevin hingga Owi dan Butet harus absen menyumbang medali pada Sea games tahun ini karena harus menjalani kejuaraan dunia.

 

Tidak dapat menurunkan kekuatan penuh membuat Indonesia sedikit lebih waspada terhadap persaingan yang diprediksi sangat ketat dengan pemain Malaysia dan Thailand. Thailand dan Malaysia mempunyai tekad yang sama yaitu menyapu bersih medali emas pada cabang olahraga  ini, namun nampaknya tekad dari Thailand dan Malaysia akan dihadang oleh pemain Indonesia, karena pemain bulu tangkis Indonesia juga mempunyai tekad yang sama meskipun harus membagi kekuatannya, berbeda dengan Thailand yang lebih fokus pada Sea Games dibanding dengan kejuaraan dunia.

 

Susi Susanti menyebutkan bahwa Tiga negara lebih fokus pada Sea Games dan tidak mengirim pemain terbaiknya pada kejuaraan dunia, bahkan Thailand mempunyai pemain bulu tangkis terbaik 10 dunia yang justru diturunkan pada Sea Games 2017.