APBD-P 2017 DKI Masih Tanggung Jawab Basuki-Djarot

DKI Jakarta sudah memiliki pemimpin baru terpilih, yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil  Gubernur. Sebelum penetapan keputusan tersebut, Anies-Sandi serta timnya telah meyampaikan keinginannya agar program-program yang telah mereka rencanakan pada masa kampanye, masuk ke APBD- Perubahan (APBD-P) DKI 2017. Anies ingin menitipkan ke APBD-P, bila sesuatu yang direncanakannya merupakan program besar. Karena saat ini, mereka sedang memerhatikan mengenai masalah implementasi dan skala dari rencana program kerja yang telah dibuatnya dan telah menjadi janji kepada masyarakat DKI Jakarta.

 

Anies-Sandi Berharap Program Prioritasnya Masuk APBD-P 2017

Anies Baswedan menuturkan, “ Jika skalanya kecil, sebenarnya dapat dilakukan penyesuaian dengan anggaran yang telah ada sekarang”. Penjelasan tersebut disampaikan gubernur terpilih itu di rumahnya, Jalan Lebak Bulus II Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, pada rabu lalu 26 April 2017. Tak hanya itu saja, M. Taufik yang merupakan Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, juga mengungkapkan bahwa pihaknya berharap kalau program prioritas yang telah dibuat, dapat dibahas dalam APBD-P 2017.

 

Karena seperti yang diketahui, bahwa Anies-Sandi selaku gubernur dan wakil gubernur terpilih, akan dilantik di bulan Oktober 2017 mendatang, dan memiliki masa kepemimpinan selama 3 bulan di tahun 2017. Taufik juga menambahkan, “ Saya perlu sampaikan, karena APBD 2017 dirancang dan diputuskan oleh Gubernur Basuku, ada Plt dan lainnya, intinya itu adalah APBD gubernur lama. Jadi selama tiga bulan, Anies-Sandi akan melaksanakan program APBD gubernur lama”. Ungkapan tersebut disampaikan pada hari kamis lalu 4 Mei 2017, di Posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug No 6, Menteng, Jakarta Pusat.

 

Dia mengungkapkan, “ Tiga bulan ini bukan merupakan program dari Anies-Sandi. Maka sebaiknya Anies-Sandi diberikan ruang untuk memberikan masukan-masukan program prioritas selama masa kerja tiga bulan itu. Di samping adanya program-program yang sudah ditetapkan”. Hal itu diungkapkannya, karena menurutnya penting untuk memasukkan program prioritas ke dalam APBD-P 2017, sebab jika hal tersebut tidak dilakukan, akan sulit untuk menilai dan mengukur kinerja gubernur baru pada seratus hari masa jabatannya.

 

Anies-Sandi Menggodok RPJMD

Seperti yang diketahui, program prioritas yang diharapkan dapat dimasukkan dalam APBD-P 2017 adalah program DP Rp 0, One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OKE OCE) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Tak hanya itu saja, Taufik juga mengatakan kalau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di periode 2017-2022 memang sepenuhnya digodok oleh Anies-Sandi. Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, diminta untuk membuka komunikasi mengenai penyusunan RPJMD.

 

Taufik menuturkan “ Di anggaran tahun 2018, ditetapkan dalam pembahasan Sbobet pada tahun 2017. Anggaran 2018 merupakan hak gubernur baru. Bukankah tidak tepat bila gubernur baru menjalankan program yang dijalankan di 2018, tapi RPJMDnya disusun orang lain. Karena RPJMD adalah rencana jangka menengah daerah. Itu merupakan payung untuk memimpin selama 5 tahun”.

 

Pernyataan di atas sesuai dengan ungkapan Syarif, yang merupakan Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandiaga. Dia menjelaskan “ Program DP Rp 0, Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, One Kecamatan – One Center Enterpreneur (OK- OCE) diusahakan untuk dapat masuk ke KUA-PPAS 2018 atau anggaran perubahan”. Hal itu diungkapkannya di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada selasa lalu, tanggal 2 Mei 2017.

 

Syarif mengatakan, tim transisi sedang mengupayakan program yang direncanakan Anies-Sandi masuk ke Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Pririotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan. Tim transisi tersebut akan membicarakan perihal itu ke Sekda DKI Saefullah.

 

APBD-P 2017 Tanggung Jawab Ahok-Djarot Atau Anies-Sandi?

DKI Jakarta sudah memiliki pemimpin baru terpilih, yaitu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil  Gubernur. Sebelum penetapan keputusan tersebut, Anies-Sandi serta timnya telah meyampaikan keinginannya agar program-program yang telah mereka rencanakan pada masa kampanye, masuk ke APBD- Perubahan (APBD-P) DKI 2017. Anies ingin menitipkan ke APBD-P, bila sesuatu yang direncanakannya merupakan program besar. Karena saat ini, mereka sedang memerhatikan mengenai masalah implementasi dan skala dari rencana program kerja yang telah dibuatnya dan telah menjadi janji kepada masyarakat DKI Jakarta.

 

Anies-Sandi Berharap Program Prioritasnya Masuk APBD-P 2017

Anies Baswedan menuturkan, “ Jika skalanya kecil, sebenarnya dapat dilakukan penyesuaian dengan anggaran yang telah ada sekarang”. Penjelasan tersebut disampaikan gubernur terpilih itu di rumahnya, Jalan Lebak Bulus II Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, pada rabu lalu 26 April 2017. Tak hanya itu saja, M. Taufik yang merupakan Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, juga mengungkapkan bahwa pihaknya berharap kalau program prioritas yang telah dibuat, dapat dibahas dalam APBD-P 2017.

 

Karena seperti yang diketahui, bahwa Anies-Sandi selaku gubernur dan wakil gubernur terpilih, akan dilantik di bulan Oktober 2017 mendatang, dan memiliki masa kepemimpinan selama 3 bulan di tahun 2017. Taufik juga menambahkan, “ Saya perlu sampaikan, karena APBD 2017 dirancang dan diputuskan oleh Gubernur Basuku, ada Plt dan lainnya, intinya itu adalah APBD gubernur lama. Jadi selama tiga bulan, Anies-Sandi akan melaksanakan program APBD gubernur lama”. Ungkapan tersebut disampaikan pada hari kamis lalu 4 Mei 2017, di Posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug No 6, Menteng, Jakarta Pusat.

 

Dia mengungkapkan, “ Tiga bulan ini bukan merupakan program dari Anies-Sandi. Maka sebaiknya Anies-Sandi diberikan ruang untuk memberikan masukan-masukan program prioritas selama masa kerja tiga bulan itu. Di samping adanya program-program yang sudah ditetapkan”. Hal itu diungkapkannya, karena menurutnya penting untuk memasukkan program prioritas ke dalam APBD-P 2017, sebab jika hal tersebut tidak dilakukan, akan sulit untuk menilai dan mengukur kinerja gubernur baru pada seratus hari masa jabatannya.

 

Anies-Sandi Menggodok RPJMD

Seperti yang diketahui, program prioritas yang diharapkan dapat dimasukkan dalam APBD-P 2017 adalah program DP Rp 0, One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OKE OCE) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Tak hanya itu saja, Taufik juga mengatakan kalau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di periode 2017-2022 memang sepenuhnya digodok oleh Anies-Sandi. Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, diminta untuk membuka komunikasi mengenai penyusunan RPJMD.

 

Taufik menuturkan “ Di anggaran tahun 2018, ditetapkan dalam pembahasan pada tahun 2017. Anggaran 2018 merupakan hak gubernur Judi bola baru. Bukankah tidak tepat bila gubernur baru menjalankan program yang dijalankan di 2018, tapi RPJMDnya disusun orang lain. Karena RPJMD adalah rencana jangka menengah daerah. Itu merupakan payung untuk memimpin selama 5 tahun”.

 

Pernyataan di atas sesuai dengan ungkapan Syarif, yang merupakan Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandiaga. Dia menjelaskan “ Program DP Rp 0, Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, One Kecamatan – One Center Enterpreneur (OK- OCE) diusahakan untuk dapat masuk ke KUA-PPAS 2018 atau anggaran perubahan”. Hal itu diungkapkannya di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada selasa lalu, tanggal 2 Mei 2017.

 

Syarif mengatakan, tim transisi sedang mengupayakan program yang direncanakan Anies-Sandi masuk ke Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Pririotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan. Tim transisi tersebut akan membicarakan perihal itu ke Sekda DKI Saefullah.

Banyaknya Pengungsi Perempuan Rohingnya yang Menikah di bawah Umur

Masyarakat dunia sedang dihadapkan oleh polemik Rohingnya. Dan juga pengungsinya di sana. Para pengungsi perempuan di sana pasalnya menghadapi resiko menjadi korban penyelundupan manusia. Pengungsi-pengungsi perempuan Rohingnya yang sedang mengungsi dari kekerasan di Myanmar banyak yang menikah di bawah umur. Data ini terungkap dari survey PBB. Tidak hanya itu, hal yang lebih memilukan lagi adalah para pengungsi anak perempuan itu juga menjadi korban dari kekerasan dalam rumah tangga.

Pengungsi Perempuan Rohingya Menjadi Korban Kekerasan

Kekerasan marak terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar Barat. Kekerasan sudah marak terjadi cukup lama. Dan pada tahun 2012 yang lalu, sekitar kurang lebih 168.000 warga Muslim di Rohingya, termasuk anak-anak perempuan, melarikan diri ke negara tetangga, Bangladesh. Tidak hanya melarikan diri dan menyelamatkan diri mereka ke Bangladesh, namun juga ke sejumlah negara Asia lainnya.

UNHCR, Badan Pengungsi PBB, melakukan survey yang dilakukan di Rohingya. Dan mereka mendapati ada sekitar 80% anak perempuan di sana yang menikah di bawah usia 18 tahun. Serta rata-rata melahirkan anak pertama mereka pada umur 18 tahun. Tidak hanya itu, 1 dari 3 anak perempuan juga mengalami kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Juru bicara UNHCR Asia, Vivian Tan, memberikan penjelasannya kepada kantor berita Reuters. “Kami pada umumnya memberikan pengarahan kepada mereka soal pilihan-pilihan yang ada. Dan jika mereka setuju, akan dirujuk langsung ke mitra kami atau pun kepusat penampungan untuk kaum perempuan yang rentan,” ungkapnya.

Laporan dari UNHCR 2016 soal Pergerakan Campuran di Asia Tenggara mempunya dasae pada survey tahun yang lalu atas sekitar 85 pengungsi perempuan dewasa dan juga anak perempuan Rohingya di Indonesia, India dan Malaysia.

Dari total survey itu, hanya sekitar 7% yang mempunyai pendapatan sendiri walaupun 2/3 ingin mempunyai pendapatan. Diperkirakan juga, ada kurang lebih 8.000 perempuan yang berusia dari 14 tahun sampai 34 tahun di ketiga negara itu ketika diadakan survey. Para pegiat menjadi khawatir akan terjadi peningkatan para pengungsi perempuan baik dewasa ataupun anak-anak yang masih sangat rentan atas kasus penyelundupan manusia, pernikahan di bawah umur, dan eksploitasi seksual.  

Nasib Warga Muslim di Rohingya

Yang sampai saat ini masih menjadi keprihatinan dunia internasional adalah nasib dari warga muslim di Rohingya. Dalam beberapa bulan belakangan ini dunia internasional membantu mereka. Hal ini dikarenakan aparat keamanan Myanmar dituduh melakukan pemerkosaan dan pembunuhan massal sebagai upaya menghadapi kelompok militan Rohingya. Tentu saja dunia internasional mengecam aksi itu dan juga pemerintah Myanmar yang sudah dianggap menjatuhkan hukuman secara merata serta bukan hanya pada kelompok yang diduga kuat menyerang beberapa pos polisi pada akhir tahun lalu. Menanggapi hal itu, Militer Burma membantah tuduhan www.mgmcash88.biz itu. Hal ini sangat memprihatinkan karena warga Muslim Rohingya tidak diakui sebagai warga negara Myanmar karena dianggap minoritas sebab mayoritas penduduk Myanmar beragama Buddha.

Hal memprihatinkan ini ditanggapi oleh Koffi Anan, komisi pimpinan mantan sekjen PBB, yang pada bulan Maret lalu sempat meminta Myanmar untuk mengakui etnik Rohingya sebagai warga negaranya. Ia juga meminta dengan keras agar mereka mengakhiri kekerasa yang sudah dialami kelompok minoritas Rohingnya. Langkah transparan harus ditempuh guna memberikan kewarganegaraan pada kelompok Rohingya yang sudah tinggal di Negara Bagian Rakhine dari generasi ke generasi. Namu nampaknya sampai saat ini mereka belum mengakui status kewarganegaraan Rohingya sebagai warga negara Myanmar.

Pesawat Buatan Cina, C919, Harganya Separuh B737 dan A320

China kembali membuat gempar dunia. Tidak hanya berusaha menyaingi produk Amerika dan Eropa seperti smartphone dan juga elektronik yang selalu dijual dengan harga lebih murah, kini mereka membuat pesawat. Pesawat penumpang pertama yang dibuat oleh Cina sudah melakukan penerbangan pertamanya dan jika sukses dipasarkan bakal bisa jadi salah satu pesaing serius dari Boeing dan juga Airbus.

Penerbangan Perdana Pesawat C919 Buatan Cina

Pesawat C919 sudah lepas landas dari Bandara Pudong, Shanghai, dan pesawat itu terbang selama 90 menit. Dan kemudian, pesawat itu kembali ke bandara dengan selamat pada hari Jumat (5/5) lalu. Dalam penerbangan perdananya, Pesawat C919 ini hanya membawa lima orang pilot dan juga beberapa teknisi. Menjelang penerbangan perdananya, TV Pemerintah menyatakan bahwa Pesawat buatan Comac ini bakal terbang di ketinggian kurang lebih 3000 meter dengan kecepatan kurang lebih 300 km /jam. Dan kapasitas penumpangnya adalah kira-kira 168 orang.

Pesawat C919 oleh pemerintah Cina juga diharapkan bisa bersaing langsung dengan Pesawat Boeing 737 dan juga tak ketinggalan Airbus A320.Comac, Badan Usaha Milik Negara, memulai pembuatan pesawat ini pada tahun 2008 dan sudah beberapa kali menunda peluncurannya. Maret lalu, Cai Jun, pilot uji, memberikan wawancara dan juga rekamannya yang disiarkan sebelum Pesawat C919 diterbangkan, Ia mengaku sangat yakin dengan kehebatan pesawat itu.

Cai Jun berkata, “Pilot tentu saja sangat memahami kondisi pesawat. Ia sangat tahu apakah pesawat akan berfungsi dengan baik atau tidak. Jadi selama ini saya tidak sedikit pun merasa khawatir.”

Masalah Pesawat C919 di Uji Tahun 2016

Cai Jun juga sempat menyinggung uji pada akhir tahun 2016 yang mana dihentikan karena adanya masalah soal sistem remnya. “Ini seperti mengendarai mobil, ya. Saya saat itu mengerem dan pesawatnya goyang,” imbuhnya. Ia menambahkan setelah itu ia harus berdiskusi panjang dengan para teknisinya guna membantu menyempurnakan desain dari Pesawat C919 ini.

“Bagi para perancangnya, pesawat ini sudah seperti anak mereka sendiri. Ini berarti saat itu mereka meyakini sudah sempurna. Namun tugas saya, dan pilot-pilot yang lainnya adalah member tahu bahwa anak yang mereka anggap sudah sempurna ini belum sempurna. Dan mereka tentunya harus melakukan perbaikan lagi,” ungkap Cai Jun lagi.

Meskipun Pesawat C919 ini dikatakan buatan dalam negeri, tapi masalah sistem serta komponennya yang dipakai pesawat ini masih dipasok dari luar negeri. Misalnya mesin. Mesin dari Pesawat C919 ini dibeli dari CFM Internasional yang merupakan perusahaan patungan Amerika dan Perancis.

Comac sendiri pasalnya sudah menerima kurang lebih 500 pesanan dari sebanyak 23 perusahaan dari maskapai penerbangan dari dalam negeri saja. Pembeli mereka yang utama adalah maskapai penerbangan China Eastern Airlines. Harga yang dilaporkan ke media adalah sekitar $50 Juta US. Harga ini tentu saja sangat mengejutkan karena kurang dari setengah harga Boeing 737 dan Airbus A320. Warga Cina sendiri pasalnya menyambut dengan antusias penerbangan perdana dari Pesawat C919 ini seperti yang dipantau oleh BBC Cina melalui layanan media sosial Sina Weibo.

Ambisi Cina dalam membuat sebuah pesawat komersial pasalnya Poker online bermula pada tahun 1970-an. Bahkan ambisi itu mendapatkan dukungan besar dari istri Mao Zedong, Jiang Qing. Namun pesawat yang pernah dirakit pada tahun 1970-an itu dianggap kurang praktis karena bobotnya yang terlalu besar.

Sekarang diperkirakan nilai pasar penerbangan global akan mencapai US$2 triliun dalam jangka waktu 20 tahun ke depan.